Kondisi Permukiman di California Usai Banjir Bandang. California Selatan sedang dilanda banjir bandang hebat akibat atmospheric river kuat yang datang sejak malam Natal 24 Desember 2025. Hujan deras sepanjang hari menyebabkan flash flooding, mudslides, dan debris flows di banyak wilayah, terutama Los Angeles, San Bernardino, Ventura, dan Santa Barbara. Evakuasi darurat diberlakukan untuk ratusan rumah di area rawan, termasuk bekas kebakaran hutan. Kondisi permukiman kini memprihatinkan, dengan jalan tergenang, rumah terancam lumpur, dan puluhan ribu warga kehilangan listrik di Hari Natal ini. BERITA OLAHRAGA
Dampak Langsung pada Permukiman Penduduk: Kondisi Permukiman di California Usai Banjir Bandang
Banjir bandang paling parah terjadi di komunitas pegunungan seperti Wrightwood dan Lytle Creek di San Bernardino County, di mana aliran lumpur dan debris menutup jalan utama serta ancam rumah warga. Petugas pemadam kebakaran evakuasi puluhan rumah yang langsung terdampak, sementara warga lain diminta shelter in place karena akses terputus. Di area perkotaan Los Angeles seperti Sun Valley dan Eagle Rock, air bah genangi jalan utama hingga kendaraan tak bisa lewat, bikin banyak rumah di low-lying areas terendam. Beberapa keluarga terpaksa tinggalkan rumah karena risiko mudslides di burn scar dari kebakaran tahun lalu, seperti di Altadena dan Pacific Palisades.
Evakuasi dan Respons Darurat: Kondisi Permukiman di California Usai Banjir Bandang
Pihak berwenang keluarkan peringatan evakuasi untuk ratusan properti rentan di Los Angeles County dan sekitarnya. Tim swift water rescue serta helikopter dikerahkan untuk bantu warga terjebak, meski belum ada laporan korban jiwa signifikan di Selatan hingga pagi ini. Gubernur deklarasikan state of emergency di beberapa county, termasuk Los Angeles dan San Bernardino, untuk percepat bantuan. Warga diimbau tetap di rumah, hindari jalan tergenang, dan siapkan sandbags yang sudah dibagikan sejak sebelum badai. Kondisi ini ganggu perayaan Natal, dengan banyak keluarga pilih bertahan atau pindah sementara ke tempat lebih aman.
Risiko Jangka Panjang dan Pemulihan
Area bekas kebakaran hutan paling rawan, karena tanah tak mampu serap air cepat sehingga picu debris flows yang disebut seperti “flood on steroids”. Hujan diprediksi lanjut hingga akhir pekan, dengan akumulasi hingga 12 inci di pegunungan, bikin risiko banjir dan longsor bertahan. Banyak rumah alami kerusakan struktural dari lumpur, sementara pemadaman listrik massal—lebih dari 100 ribu pelanggan—tambah sulit situasi. Pemulihan diprediksi butuh waktu lama, terutama di komunitas pegunungan yang aksesnya terisolasi. Pihak berwenang tekankan pentingnya waspada, karena badai serupa bisa ulang di musim ini.
Kesimpulan
Kondisi permukiman di California Selatan usai banjir bandang ini cukup mengkhawatirkan, dengan evakuasi massal, rumah terancam lumpur, dan infrastruktur rusak parah di Hari Natal 2025. Meski respons darurat cepat, dampak atmospheric river ini tunjukkan kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem, terutama di burn scar areas. Warga diimbau patuhi peringatan dan tetap aman, sementara pemulihan bakal jadi prioritas utama pasca-badai. Situasi ini ingatkan pentingnya persiapan menghadapi perubahan iklim yang makin intens. Semoga korban minim dan kondisi cepat pulih.